Kapolres Malaka Jadi Narasumber Seminar International Women’s Day, Dorong Mahasiswa Wujudkan Kesetaraan Gender

Kapolres Malaka Jadi Narasumber Seminar International Women’s Day, Dorong Mahasiswa Wujudkan Kesetaraan Gender

Kapolres Malaka Jadi Narasumber Seminar International Women’s Day, Dorong Mahasiswa Wujudkan Kesetaraan Gender

Malaka – Dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional, mahasiswa STKIP Sinar Pancasila Betun bersama GMNI Cabang Malaka menggelar kegiatan seminar dan diskusi publik yang berlangsung di Aula SMA Sinar Pancasila Betun, Dusun Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Minggu (8/3/2026) pukul 15.30 Wita.

Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender serta Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Remaja” ini diikuti oleh mahasiswa, pelajar, serta sejumlah peserta dari berbagai kalangan yang tampak antusias mengikuti jalannya diskusi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., Ketua DPC Peradi Atambua Melkianus Conterius Seran, S.H., M.H., CMe, Ketua STKIP Sinar Pancasila Betun Yanuarius Bria Seran, S.Pd., M.Pd., pengurus GMNI Cabang Malaka, serta para pelajar SMA Sinar Pancasila Betun.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar yang hadir sebagai salah satu narasumber menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang refleksi sekaligus edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya kesetaraan gender serta perlindungan terhadap perempuan dan anak remaja.

Menurutnya, melalui kegiatan diskusi publik seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya mahasiswa, agar lebih aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial dan kesetaraan gender di tengah masyarakat.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta diajak untuk memahami berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan dan anak, termasuk isu kekerasan, diskriminasi, serta pentingnya peran pendidikan dalam membangun kesadaran kolektif guna mencegah terjadinya kekerasan.

Panitia kegiatan menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Melalui kegiatan seminar dan diskusi publik ini diharapkan lahir berbagai gagasan, gerakan, serta aksi nyata dari kalangan mahasiswa untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, adil, dan setara bagi semua.

Selain sebagai ajang berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas serta kepedulian generasi muda terhadap isu-isu perempuan dan anak.

Kegiatan seminar dan diskusi publik dalam rangka peringatan International Women’s Day tersebut berakhir pada pukul 19.40 Wita dalam keadaan aman dan lancar.

Sebagai informasi, International Women’s Day diperingati setiap tanggal 8 Maret di berbagai negara sebagai momentum untuk merayakan pencapaian perempuan sekaligus memperjuangkan hak, kesetaraan, serta perlindungan terhadap perempuan di seluruh dunia.

renhumaspolresmalaka